Saturday, May 7, 2011

menggenggam hujan

langit kelabu
saat ku kembali ke peraduan
semburat merah
masih mengintip di sela jendela

hatiku tergerak untuk beranjak
bersandar pada beranda yang basah

aku melihat
kenangan demi kenangan
pada tiap tetes air yang jatuh
aku melihat
air itu menjadi genangan
membentuk semburat wajahmu

kau
seperti hujan
yang tak pernah bisa ku genggam
begitupun kehadiranmu
selalu hilang dalam genggamanku

aku hanya bisa
merasakan kau ada
begitu nyata
begitu dekat
namun begitu
berlama-lama diterpa hujan
aku sakit karenamu
kau ... meninggalkan luka

dan kau akan kembali datang
untuk kemudian pergi
sampai kamu
tak menginginkanku lagi
sampai aku
tak mengharap lagi

namun di senja ini
di bawah hujan
dari langit yang kian kelam
aku masih merasakan mu
... masih ingin menggenggam mu

No comments:

Flags

free counters