Monday, December 27, 2010

karena kau

kepada pelangi tak berwarna
ku titip asa berbalut mimpi
indah ruang tanpa kabut
belum bisa tepis gemuruh hati
bak mengulum gula-gula tiada rasa
terbungkus rindu tak berdaya

selintas teringat
warna-warni tanpa pelangi
indah dunia tanpa tepi

manis, meski tanpa gula-gula
karena kau .. ada

Wednesday, May 26, 2010

kau dalam ingatanku





Aku hanya bisa melukis punggungmu
sebatas ingatan yang ku mampu
Karna kau telah lama pergi berlalu
tanpa sekalipun menoleh ke arahku

kau tak terkejar lagi
meski itu hanya dalam memori

kau masih di hati

Memang langkahku tlah berlari menjauh darimu
Namun bayangmu selalu temukan tempatku sembunyi
Meski ribuan kali ku coba ingkari
Masih kamu dan hanya kamu yg ada di hati

air mata

Saat ini aku hanya punya airmata
tapi itu cukup bagiku untuk bertahan dari luka ini
aku yakin tak selamanya aku menagis karena duka
pasti ada airmata kebahagiaan untukku

indahnya dunia

Aku menikmati harum tanah basah sisa hujan tadi sore
Melebur nafasku dalam sejuknya udara malam ini
Lembut gerak fikiranku menari berselendang ketenangan
Hatiku menjelajahi dunia dalam selimut damai

Indahnya

Terima kasih Tuhan

labirin cinta




Dalam labirin berliku
terdengar sayup suaramu menuntunku keluar dari kebimbangan

hangat kasihmu

langit malam pekat
berselimut awan hujan yg belum reda
tak ku rasa kelam tak juga dingin
kau terangi jiwaku dengan hadirmu
aku terbuai dalam peluk hangat kasihmu..

kuda pemimpi

bak seekor kuda yg ingin jd juara
namun tak mlakukan apa2,
hanya berhayal super tinggi di sudut istal
meringkik lengking suarakan kekuatan
mencari perhatian utk dibanggakan
kelemahan mengemis untuk dimaklumi
jangankan juara, berguna pun tidak
menyedihkan!

kangen

suara gemericik sungai perak bersyair,
mengalir berliku bawa daun ke tepi hati,
entah dimana pemilik senandung cinta,
tak lagi ku temukan di dasar jiwa

*miss u much*

pagi hampa

memang kita tlah lalui jembatan tanpa jalan tuk kembali
meski nanti kita beriringan, tetap bukan lagi di jalan yang sama
seperti embun pagi ini yang tak ku lihat lagi
kebersamaan kitapun tlah hilang arti kini

mimpi tak teraih

apa mimpi itu terlalu tinggi untuk ku genggam
seperti bulan yang tinggi disana
meski malam ini ku lihat mengapung di permukaan danau, tetap tak dapat ku peluk...

mengapa

mengapa mawar merah itu begitu pucat
seperti ungunya langit yang membuat gulita pada lembah

mengapa langit menyanyikan lagu kesedihan
seperti gambar kematian dari keris perak sungai yang beku

saat kehampaan membutakan keindahan
hanya ada kata mengapa disetiap sesal

Harta Karun Terindah

Harta karun yang hilang dari kapal karam
bersandar di dasar laut
berbaring bertahun-tahun
begitu sabar menunggu
hari istimewa saat aku datang
untuk mencari dan memilikinya

hari itu telah datang
apa yang ku impikan, tlah ku temukan
aku telah mencari melalui kegelapan, ke laut terdalam
dan menemukan ada hati yang memilihku

Pembicaraan, tawa, semua ada di sana
Pelukan, ciuman, berbagi untukku
rasa bahagia yang tak pernah ku bayangkan
setelah begitu lama ku cari dalam birunya laut

Aku mencintaimu sayang
kau adalah hadiahku
harta terindah dalam hidupku

Cinta Sampai Akhir

rasa ini...sempurna
menyentuhku... dalam
ketika ku dengar kau berbicara di pagi hari
juga di malam hari saat tawarkan aku sebuah mimpi manis
Kuas bibirmu membiarkanku tahu apa maksudmu

semua waktu yang terlewati
menghabiskan hari bersama
saat kau tak ada, aku selalu teringat padamu
bayangkan sentuhanmu.. semua tentang kita
benakku selalu bermain mencari cara
tuk menunjukkan kepadamu
apa yang ku rasa...
aku... sangat mencintaimu

Jadi sayang..
jika kita terpisahkan kelak
saat kau kau rindu dekat denganku
cobalah mengingat bahwa kau telah disini
jauh di dalam hatiku
di mana tidak ada seorang pun dapat melihat
kau akan selamanya berada dihatiku
selamanya...

jatuh cinta padamu

begitu lembut dan halus kecup bibirmu
seperti memetik tetes embun dari kelopak bunga mawar.

begitu hangat dekapmu erat
agar ku merasa hangat dan aman
terlindung dari hujan.. dari badai yang mengelilingi ku.

kau raih tanganku
menatap jauh ke dalam mataku
seakan bisa melihat
hati yang terbuai cinta karenamu

tahukah kau
melihatmu seperti melihat malaikat
malaikat yang dikirim kepadaku
dengan hati yang terbuat dari emas dan jiwa begitu murni.
membuatku tidak bisa menahan rasa ini
jatuh cinta padamu... orang yang mencuri hatiku.

aku bahagia
mungkin ku tak pernah bisa menemukan orang lain sepertimu...
seseorang yang bisa membuat setiap hari menjadi hari yang terbaik,
menjadikan setiap tawa adalah tawa yang terpanjang
setiap air mata adalah air mata yang paling menyedihkan
dan kehidupan...
hidupku...
menjadi berharga

sesaat sebelum pergi

aku berdiri di ujung jalan ini
menatap jauh ke rumah itu
rumah yang dulu pernah ku titipkan harapan akan bahagia
menggapai mimpi yang pernah terhenti

ku lihat
ku kenang

rumah mungil yang indah
dinding yang warna-warni
halaman penuh bunga
anak-anak kecil hilir mudir tertawa dan bernyanyi

tak terasa air mataku mengalir
tersenyum miris mengenang hari-hari disana

suasana yang hanya berwarna hitam dan abu-abu
selentingan jerit histeris dan caci maki
wajah yang layu dan kering
sangat kontras dengan keindahan penampilannya

betapa tinggi harapan itu
untuk terhempas berkeping-keping
mimpi yang hanya mimpi
menelanku ke lembah sunyi

ku lihat lagi tuk terakhir kali
membiarkan dua sungai mengalir di pipi
hingga ku rasa cukup
ku bawa kaki dan hatiku berlalu
menuju tempat baru
asa baru
dimana mimpi kan menjadi nyata

TOPENG DALAM CERMIN

ku pandangi sosok di depanku
sosok itupun balas menatapku tajam
bermacam rasa berkecamuk di dada
hanya bisa terpaku di depan cermin tua

untuk apa TOPENG yang kau kenakan setiap hari
untuk apa LAKON KEPALSUAN kau tarikan di muka umum
tidakkah kau sadari
KEBENARAN tentangmu lambat laun kan terungkap

tidakkah kau tau WUJUD ASLImu
tidakkah kau sadari angkuhmu
tidakkah kau kasihi dirimu sendiri

kau tak tahu, atau tak mau tahu
atau mungkin kau sudah tak mengenali dirimu yang sebenarnya lagi
menganggap kau tahu segalanya
berfikir kaulah kebenaran
setengah dewa...... tanpa nyata
manusia...... tanpa hati

bangunlah dari hayalmu
sentuhlah bumi yang kau pijak
sebelum terlambat
sebelum kau tenggelam dan tak bisa kembali

bangunlah
tanggalkan topengmu
buang segala yang palsu
kau... aku...

kau.. adalah aku
aku.. adalah kau

RINDU BINTANGKU

dalam kerinduan
menghitung waktu pertemuan
sisiri pantai dalam gelisah
acuhkan angin yang bermain dengan ombak

sedikit picingkan mata
saat menatap ke laut nan luas
kilau perak berpantulan disana sini
meninggalkan potret wajahmu di atas birunya air

kau.. dan segala indahmu
lembut menembus dinding jiwaku
seperti sedang merajut permadani baru
dengan benang emas harapan dan cinta

Kemarin kau tawarkan keberanian
hari ini kau beri aku kekuatan
setiap saat bersama, adalah bahagiaku
setiap hari bersama, adalah senyumku

indahnya irama kasih
kau adalah hadiah terindahku
aku tidak ingin bulan
aku telah mempunyai bintang

sayang...
ragu itu.. pudar sudah

senja abu-abu

sayang
apakah kau lihat genangan air sisa hujan sore lalu
memantulkan bayangan sekelompok burung yang terbang menari
ku hentakkan kaki di genangan itu
membiarkan sepatu dan celanaku basah di genangan itu

sayang
tidakkah kau lihat di langit kelabu
burung-burung itu terbang membentuk gambar hati
ku ayunkan payungku kesana kemari mengikuti mereka
membiarkan sisa rintik hujan memerciki wajahku

sayang
bisakah kau hirup udara basah disekitarku
sejuknya mengalir hingga ke hati
ku pejamkan mata sesekali sambil bernafas dalam-dalam
sungguh bisa padamkan bara api dan getir kehilanganmu

sayang
lihatlah, aku baik-baik saja
aku menikmati saat-saat kau tak ada
karena aku bisa melihat keindahan dalam sedihku
ahhh... ku anggap saja hadiah atas kecewaku


Friday, February 19, 2010

Berbagi Hati

dalam ruang kosong hatiku.. kau hadir
mengisi tiap sudutnya dengan caramu
tanpa banyak janji
tanpa selimut kepura-puraan

hanya terdengar lirih bisik sepenggal tanya
"maukah kau berbagi hati denganku?"

Monday, February 8, 2010

kau.. aku... dan sang waktu

rindu yang tersimpan di ujung jari
tak jua berkait
meski kita saling ulurkan tangan
menggapai asa tuk jadi nyata

waktu belum memihak pada kita, sayang

cinta dalam angan
dibatasi dinding mimpi

entah sampai kapan..
pasti aku masih akan menunggu
hingga tiba saatnya
sang waktu melingkar di jari manis kita, sayang

Indah Satu Cinta

dalam lantunan gerimis pagi
kau sematkan janji saling berbagi
untaian asa hiasi kepala
indah tarian gemuruh cinta

bercumbu dalam kebersamaan mimpi
lenyapkan ragu dalam kecupan kasih
suara dan hasutan sumbang kan kelu
terlumat bibir mengulum manis madu

apalah arti rayuan tak perlu
cinta seperti ini saja..
cukup..
untukmu.. untukku..

sore iseng

mumet
mungkin kata itu kurang tepat
tapi aku tak menemukan kata lain tuk gambarkan isi fikiranku
tadi ku coba bayangkan seperti apa bentuknya
yang terlintas adalah gambar akuarium penuh isi dalam air yang keruh
haha.. terdengar terlalu lebay kata anak jaman sekarang

ku tengok ke luar jendela
sudah sore rupanya
masih saja kaki ini mondar-mandir seenaknya
seperti tak peduli kecamuk di kepalaku

sejenak ku pandangi langit senja yang mulai memerah
tentu saja mengikuti gaya dalam film atau cerita yang ku tau
berharap menemukan.. entah apa.. haha
sekejap memang sebentar saja ku pandang langit
tak lama mataku sakit melihat langit yang merah itu
cepat ku tutup tirai jendela dengan sedikit memaki tentunya

pemandangan dalam ruangan ini pun membuat aku terpesona dalam bingung
cangkir, piring, abu rokok dan cucian kotor berlomba mengisi tempat kosong di lantai
sementara di meja telah sesak dengan buku dan asbak yang isinya sudah berceceran

ahaa..!
akhirnya ku temukan tempat di sudut sana yang masih layak duduk
ku sambar telfon-genggam dan beranjak ke sudut itu

tit.. tot.. tit.. tot..
. . .
ternyata dia sedang bisu alias tidak bisa keluar
ingin ku banting tapi rasanya sayang sekali
haha..

akhirnya aku bernyanyi
ya.. menyanyi adalah hobiku
entah berapa lagu sangat ku kuasai.. liriknya..
dan sore ini ku putuskan menyimpan nyanyianku dengan alat perekam

la.. la.. syubidubidubam..

hatiku jadi senang sekali sore ini
dengan semangat '45 ku dendangkan lagu kesukaanku
sesekali merasuk jiwa diva dalam benakku
membuatku semakin menjadi-jadi saja
hingga ku lihat alat perekam itu sudah berhenti merekam.. entah sejak kapan
dan ku putuskan tuk berhenti bernyanyi

ku rasakan keringat meluncur dari segala penjuru tubuhku
bajuku pun telah basah bercampur hawa semerbak yang kurang enak
mungkin tadi aku menyanyi terlalu semangat.. atau emosi?
haha.. lebih baik aku mandi

entah kenapa aku ingin mendengar suaraku yang tadi ku rekam
ku putuskan mendengarnya dulu sebelum mandi
sambil membereskan ruangan mumpung semangat masih tinggi

baiklah.. mulai..!

meja dan penghuninya sudah beres
lantai, tempat tidur, dan lemari rapi sudah..
maksudku, rapi menurut pengamatanku atau paling tidak kata 'mendingan' mungkin lebih tepat
haha..

ku banting tubuh lelahku ke atas kasur
sebentar saja istirahat sebelum mandi fikirku
lagipula aku ingin fokus dengarkan nyanyianku tadi

dan alat perekam kembali berputar

. . .

astaga!
apa benar itu suaraku?
mengapa terdengar meraung-raung?
kadang seperti suara pintu terbuka yang engselnya berkarat
dan saat imaginasi diva datang malah terdengar seperti suara kaleng yang diseret

meledak tawaku dalam keterkejutan
bagaimana mungkin..
aku pernah 5 kali naik panggung dadakan
kasihan sekali yang menontonku waktu itu
haha..

masih tertawa dan sedikit malu ku sambar handuk kumalku dan bergegas mandi..

Monday, January 25, 2010

Sabtu seru bareng krucil ^o^

Ternyata, menghabiskan waktu liburan bareng anak2 kecil tuh seru banget lhoo...
Tingkah dan celotehannya lucu2 hihihi
Capek n repot sih pasti, tapi seneeeeeng banget!

Makasih ya buat 7 malaikat kecil yang udah nemenin aku malam mingguan hari Sabtu kemarin...


Adakah Kemenangan Untukku Kali Ini?

Ramadhan kali ini terasa hampa
bukan karena rumah tak berhias harta
bukan karna diri tak berjubah sutra
bukan pula karna sakit yang
ku rasa

Ramadhan kali ini aku berduka
air mata buah hati dalam kehilangan separuh jiwa
aku sendiri dalam sakit yang Kau hadiahkan untukku
aku bahkan kehilangan hasil keringatku karna ulah segelintir orang

Betapa iri ku melihat mereka
berlomba-lomba mencari berkah dalam puasa
beramai-ramai mengelu-elukan takbir kemenangan
Sedangkan aku..
Seperti tikus yang bersembunyi karna malu
tak satu haripun dalam Ramadhan ini ku ber-saum

Ya Allah..
Ampuni aku..
Aku tidak mengeluh..
Aku harus terima setiap takdir yang Kau berikan padaku
aku harus terima segala cobaan dalam Ramadhan ini
aku bahkan sembunyikan tangis dan sakitku
aku masih coba hadirkan senyum pada dunia
meski dalam tanya hati ku bersedih
apakah lusa nanti, aku dapat turut merayakan Hari Kemenangan....?

*18092009*

10 Hari

10 hari yang lalu awal semua ini
10 hari yang lalu ku sadari perasaanku padamu
10 hari ku dalam tanya
10 hari ku tata hati yg galau mencarimu
10 hari ku rangkai segala kenangan bersamamu
10 hari ku sesali dulu tak menyadari cintamu padaku
10 hari ku coba tuk meraihmu
10 hari ku sadari kau telah beranjak pergi
10 hari ku bertepuk sebelah tangan
10 hari cukuplah bagiku terluka
10 hari telah berlalu...
Aku gagal...
Ku tutup segala asa dengan air mata

Jalan Kebahagiaan

Aku tengah menapaki anak tangga kebahagiaan
Sesekali berhenti karena lelah
Sering pula tegelincir dan jatuh
tak jarang meringis membandingkan cerita orang lain

Namun aku tak mau kembali
Aku tak kan menyerah
Semangat & keyakinan
akan menjadi pegangan sepanjang pendakianku..

Lagipula
aku tak kan pernah bisa sampai
jika hanya duduk dan bermimpi saja kan..

Aku bersyukur
medanku tak seberat pengembara lain
"Ini tak seberapa" bisik batinku

aku pun tak merasa sendiri
karna ada tangan-tangan baik
yang Tuhan kirim untuk membantuku

betapa aku mulai bisa merasakan keindahan perjalananku..

Terima kasih Tuhan

*07112009*

Saturday, January 23, 2010

Tarian Lidah Apiku

Aku
terbebani diam ku
merasakan sedikit demi sedikit percikan emosi
ku pendam dalam tangki kesabaran

pijar pijar percikan
bertubi-tubi menerpa ku

menciptakan panas
kemudian
sedikit demi sedikit
mengaburkan pandangan ku

penat
panas
......
aku tersulut

meledak !!!

hahahahaha

akulah sang api yang tercipta karena emosi
beban hidup menjadi bahan bakar yg cukup
tuk membuatku membumbung tinggi

lihatlah!!!

meliuk-liuk tubuhku
mengikuti setiap irama emosiku

huahahahahaha

ku jilati setiap kepedihan
ku membumbung dalam tarian kemarahan
aku ingin semua gundah tebakar habis!!

Bercanda dengan angin yg kadang bawa berita buruk
membuatku makin menggila

huahahahahaha

Akulah penguasa kemurkaan!
Aku takkan berhenti menari sebelum puas!
Aku takkan mati sebelum penyulut-penyulut itu mati!

Bersama angin
aku menggila dalam tarianku


*19102009*

Puisi Bukan Kompetisi

Kerap ku untai kata yang ku petik dari imaji
tentang cinta cita sedih dan segala rasa
hanya ungkapan isi hati
jikalau bagimu tak layak kau sebut puisi

mungkin saat kau mencibir, kau pun tengah berimajinasi
menganggap dirimu juri di acara 17 Agustus-an yang kau hadiri
tanpa kau sadari.. ini bukan kompetisi

aku hanya berusaha jujur
atau sekedar menuangkan buah hayalku
dengan bumbu yang ku ramu
tuk menguatkan rasa tulisanku

seperti koki yang tengah belajar
aku berharap tulisanku kelak menjadi sajian yang dapat kau nikmati


*11102009*

Aku Merasakan Cinta

adakah tetes asa kali ini bersambut
saat ku dengar lembut bisik mu ditelingaku

hanya 1 kalimat yg kau ucapkan

namun sensasi yg kudapat melambungkan ku tanpa kendali

memberi garis tipis pada kesadaran
memudarkan batas kewajaran

"aku ingin berada disisimu hingga akhir waktuku..."

aku nyaris tak dapat mengartikan makna kalimat yg kau ucapkan
aku hanya mendekatkan tubuhku
saat ku rasakan hembusan nafasmu yg hangat di kulitku
aku malah terpejam menikmati
sambil menghirup aroma tubuhmu yg ku suka
aku tenggelam dalam buaian yg kau ciptakan

hmmmm..
Bisa seseorang hentikan tombol waktu, please
Aku ingin terus seperti ini..


*10102009*

Dalam Mengingatmu Bunda

hmmm...
langit cerah maupun mendung
masih membentuk guratan wajahmu
kelembutan terbalut dalam senyum
cantik...
penguntai kata dalam syair nan indah
manis....

Bunda...
biarlah kepala lain berujar sebaliknya
bagiku...
senyum dan syairmu menyejukkan hati...
sambutlah aku kembali..
meneruskan yang tertinggal
dalam masa masih merindu...
ku coba tiru secuil ketegaranmu...


*05102009*

malam hening dalam damai

sendiri
di tengah malam nan sunyi
rasa sepi merambah hingga ke hati

melagu sendu

bermuram durja

dalam sengal menahan sakit
ku tutup mata dan telinga
mulut pun terpaksa bisu dalam kesendirian

sampai
di titik rasa tak tertahan lagi
hanya bisa.... pasrah..
ikuti setiap rasa sakit yg ada
pasrah..
coba menyatu dengan alam
dalam irama yang sama dengan nafas yg mulai teratur

sejenak ku tersentak..
Ternyata aku dapat melihat lebih jauh dengan mata terpejam
mendengar lebih peka dengan telinga tertutup
bahkan..
dapat merasakan udara menari di sekeliling ku..

ahhh...
betapa indahnya

aku ingin berlama-lama begini

dan alam berkata: "kembalilah kapanpun kau mau"

ku tersenyum dalam hati
menjawab "Ya" seraya membuka mata

menikmati detik demi detik waktu yang ada
hingga ku rasa lelah
hingga tiba waktu ku tuk tidur

dalam damai
kembali ku tutup mata-ku


*27092009*

Tanpamu

...
Aku baik-baik saja
hanya butuh waktu tuk biasakan diri tanpa mu
seperti kau butuh waktu
tuk biasakan diri tak lagi ulurkan tangan mu

Cinta Yang Pergi

Aku berada di tepi pantai
menatap perahumu menjauh
menjerit tanpa suara
berkali ku panggil namamu

aku masih bisa melihat kau menoleh ke arahku
namun mengapa kau tetap berlabuh
ku paksakan diri tuk melihat mu
meski air mata kaburkan pandanganku

perahu itu dulu kita naiki berdua
arungi lautan cinta bernaung langit kebahagiaan

hingga suatu saat
badai goncangkan janji setia
hempaskan ku jauh dari mimpi ku

kau pergi
jauh
membentuk titik
tak dapat ku lihat dengan jelas lagi

aku disini
menyaksikan mu pergi
berharap kau kan kembali
mengajak ku serta
naiki perahu itu lagi

tapi
itu tak mungkin...


*09092009*

Terang Dalam Gelapmu

Langit malam ini
sekelam ingatanmu ttg cinta..
Apakah kau tau
selalu ada terang dalam tiap gelapmu..
Bahkan jika bulan tak datang saat malam tiba,
cahaya itu tetap ada...

Pejamkan mata
temukan dalam hatimu.. Sang Pencipta..

Tuhan yg kerap kau tinggalkan
dengan segala pemberian Nya yg sering terlupa..
Cinta yg kau tangisi itu
apalah artinya dibanding cinta Nya..
Tak ada cahaya yg lebih terang dari Dia
meski matahari sekalipun..
Tak ada Cinta yang lebih agung, selain cinta Nya..

Aku hanyalah bagian dari secuil keberadaan
Bukan ingin mengajari
Hanya sekedar mengingatkan
dengan segala keterbatasanku..
Maaf... Maaf... dan maaf...


*Untuk seseorang, yg tengah berada dalam kegelapan hati karena cinta..

*06092009*

Cinta Ibu

Suara yang lembut
Mata yang bening
Hati yang tulus
Sosok tanpa dosa
suci...

Makanlah, Nak...
Jerih payah Ibu menjemput rejekimu

Usah lagi kau tangisi ayahmu yang tak lagi datang
Senyummu kuatkan Ibu tuk gantikan dia

Hapus dukamu akan segala perbedaan
Kau memiliki begitu banyak kelebihan

Tidurlah, Nak. Hari sudah malam..
Sertakan Ibu dalam doa2-mu


*02092009*

Hujan Malam Ini

Ku pandangi hujan yg mereda
terbuai dalam suasana melankolis
hmmm...
Betapa dapat ku lihat satu per satu air yg jatuh di halamanku
hingga terucaplah sebuah kata, ironis...
Tak seperti titik-titik air yg kian jelas ku lihat
aku hampir tak bisa melihat badai-ku dengannya
yang ku tau... Aku lelah..
Lelah mengikuti dunianya
lelah mencoba mengerti dia yg selalu sibuk dengan fikirannya
lelah... lelah... dan lelah
Hey... Tak bisakah dia lihat
saat ini aku sedang mencoba bangkit kembali..
Mengapa dia tak ulurkan tangan dan bantu aku berdiri?
Bukankah cinta tak hanya kata-kata?
........
Seperti angin yg berhembus malam ini
dinginnya sikapmu menusuk hingga ke jantungku..
Prasangka dan rasa tak percaya diri
letupkan bara di dada
emosi
frustasi
hingga terucap kata pisah..
hhhhh
Hujan malam ini berlalu bersama kisah cinta ku


*02092009*

Sayangku Ini... Bukan Cinta

sekilas... ku pandangi dirimu yang berada di sampingku
hanya sekilas
mungkin jika perlu.. aku tak ingin sama sekali melihat mu

Brengsek...!!!

ku maki diriku ribuan kali
Kenapa aku harus terlibat dengan semua ini..???

andai kau tau
hari-hari yang ku lalui
menyiksa batinku

taukah kau...
kasih ku bukan cinta untuk mu
sayang ku pada mu... tak lebih hanya sebatas teman
andai kita bisa kembali berteman seperti dulu
~_~


*24082009*

Satu Malam Dalam Kesendirian

terhenyak dalam ribuan tanya dan kecewa
seperti butir-butir pasir kering yang tak bisa ku genggam

berkali ku saksikan jiwa-jiwa bertopeng cinta
hanya mencari materi atau sekedar pelepas birahi belaka
tanpa menyadari wujud asli dalam cermin kehidupan mereka

begitu mudahnya kata cinta terucap demi sebuah obsesi
begitu mudahnya hati hancur demi sebuah cita-cita

adakah cinta kini tak seindah puisi yang kerap ku baca
ataukah aku terlalu terlena dalam kidung yang biasa ku nyanyikan
mungkinkah cinta saat ini bukan lagi hati yang bicara
haruskah ku ikuti cinta seperti itu agar hatiku tak lagi patah

namun
entah mengapa... aku tak bisa seperti mereka
aku pemuja cinta, masih berharap suatu saat temui cinta sejati yang nyata...


*16072009*

Antara Kau & Aku Kini

Sayang...
Bisikmu terdengar samar dibatinku
Sentuhanmu nyaris tak lagi terasakan di hatiku
Aku hilang dalam kepulan asap kebimbangan
Beribu tanya tanpa jawaban berkecamuk di angan

Sayang...
Kau beri getah dalam madu cintamu
Kau beri jelaga dalam putih janjimu
Kau beri jutaan tanya dalam satu jawabmu
Kau beri ragu dalam pelukmu

Sayang...
Jika hatimu tak lagi untukku
Tak usah lagi kau datang temui aku
Jika aku bukan lagi belahan hatimu
Sudah lepaskan saja janji dan cita-cita dulu

Sayang...
Hentikan dustamu
Pergilah dari hidupku
Aku disini tanpamu
Akan temui cinta baru


*14072009*

BUNGA ABADI




Dalam kerinduan belaianmu
Ku coba rangkai kata tuk lukiskan sosok mu
Adakah bunga berkenan di hatimu
Bunga terindah yang ada dalam hidupku

Keikhlasanmu tebarkan keharuman hingga ke dalam jiwa
Harum nan melebihi bunga manapun yang pernah ku temui
Kau adalah keindahan dalam kesempurnaan kasih

Kau adalah bunga lambang kekuatan
Lihatlah, kau dalam usiamu yang tak lagi muda
Dengan keterbatasanmu, kau masih berjuang hadapi dunia dengan cintamu
Kau tetap berdiri tegak
Meski sebagian kelopakmu telah gugur diterjang badai dan waktu

Kau adalah bunga lambang kesetiaan
Sepanjang hidup mu hanya ada satu kumbang yang kau perbolehkan menyentuhmu
Meski kadang kumbang mu hinggap di bunga yang lain
Kau tak bergeming dari sumpah mu

Adakah bunga seagung dirimu
Adakah bunga menandingi dewi sepertimu
Adakah bunga yang tak layu dimakan waktu
Hanya kau yang bisa menandingi semua itu

Kau adalah bunga abadi dalam hidupku... Ibu...

*13072009*

Kau Dan Dawai Cintamu

kau datang padaku
dengan dawai cintamu
kau hiasi hariku dengan nyanyianmu
menyentuh hati dan jiwaku

dawai cinta kau bunyikan
membuatku terbius dalam tiap nada yang kau mainkan
melayang menembus batas kewajaran
tinggi... kian tinggi....

aku menari dalam mabuk asmara
sesekali kau berikan aku anggur cinta
membuatku makin tak sadarkan diri
ahhh... indahnya

hening.......

tanpa sebab
kau hentikan senandung mu
aku terjaga dari mabuk ku
jatuh terjerembab tanpa ampun

aku hilang kendali diri
tersadar dalam pencarian dirimu yang tlah pergi
kau tinggalkan aku tanpa kata
berkelana lagi dengan dawai cintamu

*07072009*

Pagi Dalam Kesendirian

berteman angin dan sepi
malam berganti pagi
dalam terjaga ku lewati
entah tuk keberapa kali...

aku telah kalah dalam perang ku
begitu banyak luka di masa lalu
ku bunyikan genderang kekalahan sambil berlalu
sungguh aku takut kembali ke medan itu

terpekur ku dalam diam
saat nyanyian sumbang menghujam
jiwa ini telah lelah berargumentasi
hanya aku yang tau apa yang ku rasa kini

dalam selimut kehampaan
sayup terdengar lirih kerinduan
kenangan yang kian samar
manis getir dalam bercinta...


*07072009*

Lagu Rindu

dalam beranda penantian
ku nyanyikan senandung pelipur lara
dalam selaput kerinduan
kuhantarkan kidung melalui udara

ah .. lihatlah..
desah ku terlihat disana
mengalun merdu terbawa angin
melayang dalam kembaranya mencari dia

teruskan...
bawalah alunan rindu kepadanya
bisikan ditelinganya
mendaratlah di hatinya

dalam udara yg sama
melantunlah dalam irama nafasnya syair rindu ku
katakan padanya
aku disini ... menunggu ...

*11062009*

Sahabat... Aku Cinta Kamu



taukah kamu..
kebaikan mu membawa sebagian hati ku
kebersamaan kita meleburkan janji ku padanya
waktu yg kau berikan saat aku tak bersamanya
membuat ku terbiasa bersama mu

malam ini..
kau tak datang seperti biasa
jiwa yg kesepian ini mencari bayang mu
coba tuk menekan sakit di dada ku
aku.. kehilangan

beribu kali ku coba tuk hilangkan rasa ini
berulang kali ku coba ingkari apa yg terjadi
namun aku tak berdaya
kian hari kian merasa membutuhkan keberadaan mu

malam ini,...
aku tersadar dari lamunan ku
ternyata.....
aku jatuh cinta pada mu ... sahabat ku...


*06062009*

Untuk Pujangga Cintaku

malam meninggi
teringat ku padamu duhai pujaan hati
dalam gegas langkah ke tempatmu
ku nyanyikan sedikit senandung
tuk sekedar pengobat rindu
sekian lama tak ku jumpai diri mu
sebanyak itu rasa kehilangan ku
namun satu...
tak sekalipun ku lewati kidung cinta
dalam syair
yang selalu kau lantunkan
saat ini mungkin kau telah hilang dalam tidur mu
aku hanya singgah tuk ucapkan
selamat malam pujangga cinta
temui aku dalam mimpi mu...

Cerita Di Senin Pagi

kau berada di dekat ku
namun terasa begitu jauh
kau hadir temani malam ku
namun...
hampa selimuti kalbu

ahh...
ingin rasanya kudengar
kata cinta yang biasa kau ucapkan
ingin ku rasakan lagi nikmatnya
tenggelam dalam peluk mu

ahh..
ku tersenyum dalam sedih
menyadari apa yang terjadi kini
meski sesak dada ini
menangis pun tak bisa lagi

diam mu...
diam ku...
jelaskan sudah apa yang dibenak mu

tanpa kata...
tanpa bicara....
tanpa "ini" "itu" yang tiada arti lagi
tanpa tatap mata seperti dulu lagi

pagi ini
ku temukan jawaban
kau.......
tak mencintai ku lagi...

*18052009*

Selamat Jalan Kekasih

di suatu hari di musim hujan
ku dengar kabar bagai petir yang menggelegar

dunia seakan runtuh....... jiwa raga bergemuruh

kau...
begitu cepat kau pergi
tinggalkan aku dengan bunga2 cintamu
disaat ku melayang tinggi dalam buai kasihmu
disaat duniaku penuh warna indah lukisan megah karyamu

kau... pergi...
duniaku menebarkan bau yang menyesakkan dada
aku bagai jatuh kedasar bumi yang paling gelap
hanya hitam pekat yang ku lihat
aku ... hancur...

kau... pergi..
ingin aku teriak, "Bawa aku bersamamu!"
ingin ku pergi mengejarmu... ke dunia mu yang baru...
aku... hancur...

dalam gemetar... dalam pandangan yang kian pudar
jiwa.. raga.. bumi.. dan jagat raya alam semesta berputar...
seperti akan jatuh menimpaku
aku... hancur...

kau bermain dalam ingatan ku......

baru saja, ku nikmati hidup dengan cinta yang sempurna
baru saja, ku berada dalam surga asmara
baru saja, ku percaya bahwa cinta itu ada
baru saja, ...... kuserahkan belahan hati dan jiwa

kau... kesempurnaan dalam perjalanan cintaku...

terhenyak aku dari lamunan
membawa kembali ke alam nyata

kau.. memang telah pergi..
kau.. juga tak akan pernah kembali..
kau.. membawa sebelah hatiku bersamamu..
tapi,
kau.. tak ingin aku hancur..

dengan sisa tenaga yang ada
dengan kekuatan cinta yang pernah kau berikan
perlahan ku merangkak bangkit
mencoba keluar dari lubang derita yang kuciptakan sendiri

ku temui dirimu untuk terakhir kali
tanpa air mata ku terima takdirmu
ciptakan sejenak wujudmu dari kenangan
dan kuucapkan.... Selamat Jalan Kekasih...
terima kasih atas cinta yang telah kau berikan

*15052009*

ARTI CINTA

cinta itu anugrah...
yang telah ada sejak pertamakali nafasmu dihembuskan..
cinta yang kau sebut buta..
itu bukan cinta...
cinta yang kau sebut buta itu,...
adalah buah dari fikiran
yang terungkap melalui perbuatan dan kata-kata...
jangan salahkan arti cinta...
jangan mengartikan cinta dalam fikiranmu...
cinta lahir dari hati ...
tanpa mengharap janji janji..
ya..
cinta adalah cinta...
bukan ini.. atau itu.

*13052009*

Tentang Aku, Kamu dan Cintamu

Cinta..cinta..cinta..
mengapa hanya jadi kata-kata..
kau panggil aku cinta untuk mendapatkan suatu asa..
entah apa namun nyata..

Cinta.. cinta.. cinta..
sesungguhnya kau telah mendapatkan hatiku..
saat kusambut panggilan cintamu...

namun,
entah mengapa kini ku ragu..
akan kesungguhan cintamu...
kerap kau ucapkan kata,
cinta sejati tak selalu memiliki..

entah untuk apa
kau ucapkan kata-kata itu saat bunga cinta sedang bersemi...
kau beri keraguan
tak ada keyakinan untuk mencintaimu sepenuh hati..

mungkin kisah ini hanya sekejap..
seperti cerita usang yang telah ku buang..
namun aku ingin kau tau,
saat ini ...
kebun hatiku dipenuhi bunga2 cinta untukmu..

duhai kekasih hati..
cintailah aku dengan hatimu
bukan dengan fikiran atau akalmu...
beri aku terang dalam cinta ini
jangan selalu beri aku tanda tanya

love me or leave me...

my love... ti amo...

*13052009*

Tak Ada Yang Abadi

Jauh sudah langkah kaki
di antara detik demi detik waktu yang terlewati
sesekali menoleh ke belakang
menembus jendela waktu ke masa lalu
ada tawa, tangis, duka dan bahagia...

hamparan peristiwa silih berganti
berhenti di sebuah kisah
tentang seorang perempuan yang begitu mencintai kekasihnya
tentang cintanya yang berkali kali dihianati...

jantung terasa berhenti berdetak
seperti saat ingatan berhenti dalam cerita itu
sesak dalam dada membuat sulit bernafas
betapa saat itu dunia seakan runtuh...

dalam putaran waktu yang coba kembalikan masa lalu
mencari celah kemungkinan perbaiki kisah cinta itu
namun ternyata...TAK ADA YANG ABADI
selain cinta yang diberikan Sang Pencipta

tidak juga cinta perempuan itu...
sakit yang kerap menyelimuti hati
beri sang waktu menjawab semua pertanyaan
kadang cinta tak harus saling memiliki...

masih dalam kisah yang sama di waktu yang berbeda
sang kekasih ingin kembali...
kali ini dengan penuh keyakinan
perempuan itu berlalu meninggalkan cintanya

sejenak pejamkan mata
menghembuskan nafas yang tadi terasa sesak
menutup cerita kelabu dalam ingatan
kembali melanjutkan perjalanan... tanpa sandiwara cinta masa lalu...


*12052009*

Untukmu Sahabat

Dalam relung jiwa yang kau rasa hampa
kau mencari sahabat untuk temani kesepianmu
kau menyesali diri dan menyalahkan dunia
karna belum juga kau temukan sahabat sejati...

Duhai sahabatku,
lihatlah sekelilingmu
begitu banyak cinta dari orang-orang sekitarmu
sayang sekali kau tak menyadari
kehadiran mereka...

Kesepian yang kau rasakan
sesungguhnya adalah rasa yang kau ciptakan sendiri
rasa yang hadir saat kau tak percaya diri...

Jika kau masih juga belum menyadari
lihatlah...
ada aku disini..
menyadari kesepianmu
mencoba hapus kesedihanmu...

Bangkitlah Sahabat...
buatlah lebih banyak warna dalam hidupmu
kesedihan, kesepian...
hanya dua warna dari sekian banyak juta warna yang dapat kau ciptakan

kau takkan lagi mencari...
merekalah yang akan mencarimu
karna sahabat sejati tak akan mengharapkan diberi
karna kau telah memberi banyak warna indah dalam hidupmu...

12052009

Titik Balikku

Terbangun ku oleh harum sisa hujan
Baranjak malas dari peraduan
Mengingat kembali yang terjadi hari sebelumnya
Berharap patahnya hati hanya mimpi saja

Terpekur ku di depan pintu
Hanya diam tanpa kata... tanpa bicara...
Kesepian yang tiba-tiba datang menyelimuti kalbu
membuat ku kembali mencoba merangkai semua peristiwa

Ingatan dan kenangan bercampur dalam fatamorgana
cinta... duka... sedih... marah... dan ternyata banyak juga tawa...
kabut yang mengelilingiku beranjak sirna
teringat kata-kata dari sahabat, tentang makna cinta sejati...

Ku mantapkan diriku
berdiri tegak dan menyambut senyum dunia
berdendang bersama nyanyian alam
ku tak lagi merasa sendiri...
Air mata kini juga bukan air mata kesedihan
langkahku kini telah mantap...!

*11032009*

mimpi

Jika aku bermimpi memilikimu
Tolong jangan bangunkan aku dari tidurku
Biarkan biarkan biarkan…
Biarkan aku bermimpi tentang dirimu

Tapi jika kau pun bermimpi
Tentang rasa yang sama
Bangunkan bangunkan bangunkan…
Bangunkan aku dari tidurku

Jika rasa yang sama ada dalam nyata
Mari kita bernyanyi lagu cinta
La la la la la la la…
Genggam aku dalam bahagia
Mimpi yang jadi nyata
La la la la la la la…

Flags

free counters